oleh

Hasil Pleno Pilkada Rokan Hulu 2020: ‘Sukiman-Indra Gunawan Unggul 2.148 Suara’

rokanhulu.net – Paslon Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) pada Pilkada Rokan Hulu, Nomor Urut 2 Sukiman-Indra Gunawan meraih suara terbanyak.

Demikian hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Perhitungan Suara Tingkat Kabupaten untuk Pemilihan Bupati dan Wabup Rokan Hulu Tahun 2020 dilaksanakan KPU Rokan Hulu di Sapadia Hotel Pasir Pengaraian yang dijaga ketat personel gabungan, Rabu 16 Desember 2020.

Saksi Paslon nomor urut 2 dan Saksi Paslon nomor urut 1 Hamulian-M Sahril Topan menerima hasil rapat pleno terbuka KPU. Sedangkan Saksi Paslon nomor urut 3 Hafith Syukri-Erizal mengajukan keberatan, dan memilih jalur Mahkamah Konstitusi (MK).

Informasi dirangkum, pasangan calon bupati dan wakil bupati Sukiman-Indra memperoleh suara terbanyak 92.394 suara atau unggul 2.148 suara, disusul Paslon nomor urut 3 Hafith Syukri-Erizal memperoleh 90.246 suara, dan Paslon nomor urut 1 Hamulian-Topan memperoleh 49.155 suara.

Hasil Pleno Pilkada Rokan Hulu 2020: 'Sukiman-Indra Gunawan Unggul 2.148 Suara'
Hasil Pleno Pilkada Rokan Hulu 2020: ‘Sukiman-Indra Gunawan Unggul 2.148 Suara’

Masih berdasarkan hasil rapat pleno terbuka, jumlah suara sah 231.795, suara tidak sah 3.621, sedangkan jumlah suara sah dan tidak sah 235.416.

Usai acara, Ketua KPU Rokan Hulu, Elfendri, berharap dengan selesainya rapat pleno terbuka, warga di Negeri Seribu Suluk bisa menerima hasilnya, dan tidak terjadi perpecahan.

“Kembali kita seperti biasa, menunggu dari penetapan pasangan calon, baik hasil PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) ataupun tidak,” harap Elfendri, Rabu petang.

Terkait adanya keberatan dari Saksi Paslon nomor urut 3, diakui Elfendri sesuai PKPU Nomor 19 Tahun 2020, bila keberatan diajukan di akhir acara, maka dituangkan di dalam formulir D Keberatan Saksi.

Elfendri menambahkan untuk penetapan calon Bupati dan Wabup Rokan Hulu periode 2021-2021, KPU masih menunggu putusan MK, termasuk bila ada putusan Pemilihan Suara Ulang atau PSU di beberapa TPS, maka akan dilaksanakan.

Tim Hafith-Erizal Pilih Jalur MK

Pada Pilkada Rokan Hulu 2020 timnya jauh lebih dinamis, namun ada masalah, yaitu dugaan dan indikasi Pelanggaran Sistematis dan Masif (PSM) di sejumlah kecamatan.

Edy mengungkapkan dugaan kecurangan selama proses pencoblosan dan pasca pencoblosan di sejumlah kecamatan pada Pilkada Rokan Hulu Rabu 9 Desember 2020, akan menjadi bahan tuntutan Tim Koalisi Rakyat Rokan Hulu Bersatu di MK.

Dugaan kecurangan, ungkap Edy lagi, terjadi di beberapa TPS yang terkonsentrasi di Desa Tambusai Utara Kecamatan Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai, Kecamatan Kabun, Kecamatan Kepenuhan Hulu, dan beberapa desa di Kecamatan Kepenuhan.

Dugaan kecurangan sendiri, tambah Edy, pola hampir sama di seluruh TPS yang terindikasi, dan terkonsentrasi di TPS yang ada di lingkungan perusahaan perkebunan.

“Diduga kuat dan terindikasi ada suatu bentuk upaya untuk memenangkan salah satu pasangan calon, sehingga merugikan dua pasangan calon lain, khususnya pasangan calon kami, nomor urut 3,” tegas Edy.

Diakuinya, pengajuan keberatan Saksi Paslon nomor urut 3 sebenarnya sudah dilakukan di pleno tingkat kecamatan dan selanjutnya di rapat pleno tingkat kabupaten.

Edy berharap banding Pilkada Rokan Hulu yang akan diajukan tim Paslon nomor urut 3 diterima MK. Namun demikian untuk hasilnya Edy menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim.

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda

Sebaiknya Anda Baca