oleh

Pemkab Rokan Hulu Dukung Percepatan Migrasi Televisi Analog Ke Digital 2022

rokanhulu.net – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Rokan Hulu mengikuti acara seminar Workshop Penyiaran 2020 dengan tema “Mempersiapkan Pemerintah Daerah Provinsi Riau dalam Menyambut Penyiaran Digital – Analog Switch Off (ASO) di Tahun 2022” yang dilaksanakan secara virtual di Kantor Diskominfo Rokan Hulu pada pukul 08.30 Wib Hari Senin (21/12/2020).

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia, Sukamto menyampaikan, keberhasilan migrasi dari teknologi televisi analog ke teknologi televisi digital merupakan kecermatan akan semua faktor-faktor yang mendukung terselenggaranya penyiaran digita itu sendiri.

“Penanganan faktor-faktor tersebut melibatkan tugas dan fungsi berbagai kementerian/lembaga negara serta peranan masyarakat untuk memahami akan pemanfaatan teknologi televisi digital,”kata Sukamto.

Sukamto melanjutkan, adanya dukungan dasar hukum UU NO11/2020 tentang cipta kerja merupakan target migrasi televisi analog ke televisi digital, menjadi jelas akan capaian target, serta lamanya waktu untuk kesuksesan migrasi televisi, dan didukung oleh semua stake holder yang berkaitan dengan industri penyiaran.

Pemkab Rokan Hulu Dukung Percepatan Migrasi Televisi Analog Ke Digital 2022
Pemkab Rokan Hulu Dukung Percepatan Migrasi Televisi Analog Ke Digital 2022

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Riau Drs. H. Chairul Riski, MS, MP mengatakan, migrasi penyiaran TV analog ke digital ini, akan dapat mengejar ketertinggalan dari negara lain dalam pemanfaatan digital dividend spektrum frekuensi radio di pita 700MHz yang dapat digunakan untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, dan penanganan kebencanaan, serta kepentingan Digitalisasi Nasional.

Chairul menjelaskan, ASO juga dapat menghilangkan potensi interferensi frekuensi antara negara yang berbatasan, khususnya di Asean yang telah sepakat untuk seluruhnya migrasi siaran TV analog ke digital.

“Seperti diketahui bahwa saat ini, Indonesia sangat tertinggal dari negara lain di bidang siaran TV digital hampir 90% negara di dunia telah menghentikan siaran TV analog yang sangat boros pita frekuensi radio, energi dan tampilan serta fiturnya yang kurang optimal,” Katanya.

Dikesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau Hisam Setiawan mengatakan, lembaga negara Independen yang dibentuk melalui UU RI Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran, dan merupakan perwakilan masyarakat dalam bidang penyiaran. Serta turut mengatur hal-hal mengenai penyiaran.

“Komisi Penyiaran Indonesia terdiri atas KPI Pusat dibentuk di tingkat Pusat, dan KPI Daerah dibentuk di tingkat Daerah/Provinsi ,”Jelas Hisam

Ia menambahkan, sesuai UU Nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran, di Provinsi Riau terdapat 4 jenis lembaga penyiaran baik jasa penyiaran Radio maupun Televisi.

“Mulai dari Lembaga Penyiaran Publik (LPP) – LPP Lokal, ada juga Lembaga Penyiaran Swasta (LPS), Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) dan Lembaga Penyiaran Berlangganan (LPB) yang telah memperoleh Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP),”Kata Hisam.

Terkait migrasi televisi analog ke digital, Kepala Dinas Kominfo Rokan Hulu Drs. Yusmar, Msi yang mewakili Pemerintah Kabupaten Rohul mengatakan, acara persiapan penyiaran digital atau Analog Swith Off (ASO) yang akan di laksanakan secara Nasional, paling lambat 2 November 2022, sebagaimana amanat UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta  Pasal 60 A ayat 2, yang di taja KPI Provinsi Riau, merupakan langkah maju dalam rangka menghadapi era di gital, khususnya di bidang penyiaran.

“Kita Kabupaten Rokan Hulu, menyampaikan ucapan terima kasih, semoga gebrakan dan langkah ini dapat mempercepat realisasi dan pelaksanaan migrasi penyiaran dari analog ke digital ini, sehingga masyarakat bertambah mudah dan cepat mengakses informasi sekaligus mendapatkan informasi yang akurat dan bermutu dan berharap program ini didukung oleh Bupati, ” Kata Yusmar.

Turut hadir, Ketua KPI Pusat Agung Suprio, Kepala Stasiun TVRI Riau Kepri Drs. Yasran, Ketua Komisi I DPRD Riau Ade Agus Hartanto, S. Sos, Ketua Umum Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia Eris Munandar. (Diskominforohul)

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda

Sebaiknya Anda Baca